Masjid Al-Qadr Betun adalah sebuah Masjid yang berada di daerah perbatasan Negara Indonesia dengan Timur Leste, tepatnya berada di Jalan Pasar Baru, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka yang merupakan daerah otonomi baru, pemekaran dari Kabupaten Belu NTT. Kabupaten Malaka juga masuk dalam daftar daerah tertinggal sesuai dengan Peraturan Presiden No. 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019. Berhubung masjid yang ada di Kecamatan Malaka Tengah baru satu dan tempatnya agak jauh dari Pasar Baru, maka masyarakat Muslim Pasar Baru berinisiatif untuk membangun Masjid. Muslim Pasar Baru pertama kali melaksanakan solat berjamaah di rumah salah satu warga (H. Muhamad ), setelah masyarakat Muslim Pasar Baru dapat mengumpulkan dana maka dibangunlah Masjid Al-Qadr pada tahun 1982. Bangunan Masjid Al-Qadr menempati lahan seluas kurang lebih 1775 m 2 dengan luas bangunan utama kurang lebih 400m 2 dan beberapa bangunan penunjang diantaranya ged...
Dalam rangka menjalankan program kerja Ta'mir Masjid Al-Qadr Betun selama Bulan Suci Ramadhan 1438 H, Ta'mir Masjid Al-Qadr Betun bekerjasama dengan Kepala Sekolah MI Al-Qadr dan Kepala Sekolah MTs Al-Qadr Betun untuk mengadakan Pesantren Kilat.Pesantren Kilat sudah dibuka tadi pagi tepatnya hari Senin tanggal 3 Ramadhan 1438 H .Ketua Penyelenggara Pesantren Kilat Bapak Ahmad Yani, S. P.d memaparkan tujuan Pesatren Kilat itu adalah untuk membimbing sekaligus memberikan motivasi kepada santriwan/santriwati untuk lebih semangat dalam menjalakan ibadah puasa. Kegiatan Pesantren Kilat menghadirkan narasumber,salah satunya adalah Ustad.Heri Kuswanto. Beliau merupakan lulusan Pesantren Abu-Hurairah, salah satu pesantren yang ada di daerah Kabupaten Sumenep-Madura-Jawa Timur. Tema yang dibawakan beliau adalah Keutamaan Puasa Ramadhan. Dalam paparanya Bang Asep (panggilan akrabnya) menyampaikan keutaman puasa dalam segi sosial masyarakat adalah menumbuhkan rasa empati kepada saudara-sa...
Komentar
Posting Komentar