KEGIATAN SEMINAR MENYAMBUT RAMADHAN MAJELIS TA'LIM AL-QADR BETUN


Sambutan Ketua Panitia, Ibu Sri Rahmi

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Majelis Ta'lim Al-Qadr Betun menyelenggarakan kegiatan seminar pada hari Ahad tanggal 14 Mei 2017 bertempat di Masjid Al-Qadr Betun (Jalan Pasar Baru, Betun- Malaka). Ketua Panitia Penyelenggara Seminar, Ibu Sri Rahmi, menyampaikan bahwa kegiatan seminar tersebut tujuannya adalah menumbuhkan semangat untuk melaksanakan ibadah puasa yang sebentar lagi akan dilaksanakan oleh umat Islam.
Kegiatan seminar tersebut menghadirkan dua narasumber ahli yang berbeda. Narasumber pertama yaitu dr. Lailatul Fitriyah, Sp.PD. didatangkan dari Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun. Beliau merupakan dokter ahli penyakit dalam pada RSPP Betun dan narasumber kedua adalah Drs. Nurdin Abdullah. Beliau merupakan Kepala Seksi Penyelenggara Pendidikan ,Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) dan Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Malaka.
Narasumber Pertama, dr Lailatul Fitriyah, Sp. PD.

Tema yang dibawakan oleh narasumber pertama yaitu "Manfaat Puasa untuk Kesehatan dalam Sudut Pandang Medis". Dalam paparannya dr. Ela (nama akrabnya) menyampaikan secara ilmiah manfaat puasa menurut berbagai penelitian yang telah dilakukan oleh banyak ahli dalam bidang medis seperti Dr. Alan colt dari USA yang mengutarakan beberapa manfaat puasa diantaranya: Fisik lebih baik, batin atau rohani terasa bersih; Tekanan darah dan kadar kolesterol terkontrol; Nafsu sexual terkendali; Mengendurkan ketegangan; Menajamkan perasaan; Mampu menguasai diri; Menghambat proses penuaan; Meningkatkan daya tahan tubuh. 
Selain itu,dr. Ela mengatakan bahwa puasa juga mempunyai peran manfaat bagi tubuh kita seperti manfaat untuk otak dan saraf, jantung, paru-paru, lambung, ginjal, dan sendi.

Narasumber Kedua, Drs. Nurdin Abdullah

Adapun Tema yang dibawakan oleh narasumber kedua yaitu "Ramadhan Bulan Tarbiyah". 
Dalam paparannya beliau menyampaikan bahwa puasa Ramadhan mendidik kita menjadi manusia-manusia yang bertaqwa dalam arti bulan puasa bukan hanya sekedar menahan lapar dan dahaga, tetapi lebih dari itu menahan segala perbuatan yang menyimpang dari ajaran agama Islam. 
 Di samping keterangan di atas, beliau menjelaskan poin terpenting di dalam bulan Ramadhan adalah kita sebagai seorang muslim dididik menjadi manusia yang jujur.








Berikut adalah beberapa foto kegiatan dalam seminar:



Komentar